dulunya sampah kok..
dulunya kotor.. kaya kain lap mungkin...
debu ada dimana-mana..
heran.. kenapa dulu bisa hidup seperti itu yah?
dulunya bodoh...
dulunya putri malu terussss...
dulu kalau ada yg lihat langsung masuk cangkang!
dulu kalau ada tegur dan sapa cepat-cepat kabur kayak ayam kampung..
dulunya ngerasa orang yang paling sekarat sedunia
yang dilakuin hanya hal-hal yang norak dan gak masuk akal..
dulunya seperti ampas..
ampas yang sudah jelas tempatnya di tempat sampah
tidak berguna
dulunya menari seperti orang gila
dulunya menyanyi seperti pecahan kaca
dulunya bercerita seperti hanya asa yang ada
dulunya satu atau dua sudah cukup
dulunya ratusan tidak pernah terpikir
dulunya semua seperti kertas yang diatas perapian
siap-siap terbakar
siap-siap hangus
sia-sia menjadi debu yang bau gosong
DIA datang
datang seenaknya tanpa peringatan
datang tanpa tanda sedikitpun
datang merasuk
datang seolah-olah hanya DIA yang bisa
datang semauNya
Dia masuk tanpa mengetuk
tapi....
aneh Dia bisa menjalari aliran darahku
aneh Dia bisa membuat mataku berkejap
aneh Dia bisa menari-nari indah dalam otakku
aneh Dia bisa membuat jiwaku berhenti dan diam
aneh...
dan tiba-tiba..
kemana semua yang dulunya itu? kemana lenyap?
kemana sibodoh?
kemana sipemalu dalam cangkang?
kemana si gila?
kemana si bau gosong itu?
kemana perginya yang hangus terbakar?
kenapa tiba-tiba hanya berpikir ratusan bahkan milyaran?
semuanya sekejap menjadi Indah
sekejap menjadi nyata
sekejap semuanya Meriah
sekejap embun dingin itu mengalir di aliran darah
Dia..
hebat sekali DIA!
membalikkan semua yang dulunya menjadi Nada
memutar kencang semua yang dulunya menjadi Ungu
Mengganti tunas rapuh yang kering menjadi kokohnya pohon Oak
Dia...
derastis mengubah...
aku ingin lebih mengenal Dia...
malahan nafasku akan berhenti tanpa Dia
aku menjadi pecandu.. pecandu akan DIa..
menggigil tanpa Dia..
tiba-tiba
dengan seenaknya Dia membuat ku Indah..
dengan seenaknya Dia mengubah hitamku menjadi putih..
tapi aku suka..
Kasih Karunia dan Anugrah Dia.
tapi aku Jatuh cinta akan Dia....
berhenti sampai disini.. sudah disini saja..
bersama Dia, aku mau disini saja selamanya..
------------------------------------------
No comments:
Post a Comment